Singkong dan Kreatifitas

singkong-dan-kreatifitas
Singkong dan kreatifitas

Oleh : AKHMAD SULAIMAN*

Personal Excellence Trainer


Siapa yang tidak kenal goreng singkong. Hampir orang dari kita mengetahuinya. Bahan dasarnya dalah singkong atau ubi kayu.  Secara tradisional, singkong sangat diminati sebagai pengganti dari makanan pokok kita yaitu nasi. Singkong merupakan bahan makanan rendah lemak dan kolesterol, namun tinggi kalori. Kandungan kalori pada singkong bahkan hampir dua kali lipat dibandingkan kentang. Singkong sangat rendah lemak dibandingkan dengan sereal atau kacang-kacangan. Singkong juga dapat menurunkan kadar trigliserida serta menjadi sumber serat yang bagus. Hal itu membuat singkong dapat menurunkan risiko penyakit stroke, jantung, kanker usus besar serta membantu mengendalikan diabetes. Singkong  sebagai sumber dari vitamin B kompleks dan kelompok vitamin seperti riboflavin, folates, thiamin, piridoksin (vitamin B-6) dan asam pantotenat. Riboflavin dapat membantu dalam pertumbuhan tubuh serta memproduksi sel darah merah untuk mengurangi anemia. Karena singkong memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan pada tubuh manusia, sehingga singkong sering dikonsumsi oleh manusia dan juga singkong diolah menjadi makanan.

Salah satu olahannya ialah singkongg goreng. Harganya maksimal antara RP. 1.000 sd Rp. 2.000 per potong. Dengan bahan yang sama, dengan sentuhan cara masak yang berbeda dan dengan tambahan sedikit bahan (keju), singkong dapat diolah dalam bentuk lain, yakni Singkong Keju.

Singkong keju memilik gesture yang empuk dan memiliki rasa berbeda, lebih gurih, selain itu, harganya pun jadi berlipat, jika digoreng standar hanya Rp 1.000 sd Rp. 2.000 kini menjadi Rp. 5.000 sd Rp. 10.000.Rasanya yang sangat gurih membuat olahan singkong keju ini banyak disukai oleh masyrakat mulai dari kalangan anak-anak hingga kalangan dewasa. Itulah kreativitas dan inovasi. Dengan sentuhan sedikit kreativitas, dapat mengubah satu bentuk ide atau benda menjadi ide atau bentuk lain yang memiliki nilai tambah yang meningkat. Sekarang, bayangkan rasa dari singkong keju itu. Gesturnya lembut, dan rasanya pun enak.

Itulah sedikit bukti dan manfaat adanya kreativitas. Kreativitas dapat dilihat dari tiga sisi, sisi kemampuan, sikap dan proses. Kreativitas dilihat dari sisi proses merupakan kemampuan dalam membuat ide baru dengan cara mengkombinasikan, merubah atau mengaplikasikan sebuah ide dalam konteks yang berbeda. Sebagai sebuah sikap, kreativitas merupakan aspek penerimaan pada perubahan. Sementara sebagai sebuah proses ialah bahwa selalu ada ruang untuk melakukan perubahan pada sesuatu. Ketiga aspek tersebut harus dimiliki oleh seseorang agar disebut orang yang kreatif. Dalam praktiknya, semuanya dapat dilatih melalui proses pembelajaran yang mendorong kreativitas dan atau pelatihan (training) yang khusus bertujuan untuk itu.

Kenapa kita harus memiliki kreativitas? Setidaknya ada tiga alasan kenapa kita harus memiliki sikap kreativitas. Pertama, konteks dunia dan dimanpun menghadapi situasi perubahan yang sangat signifikan. Kedua, adanya globalisasi. Dan ketiga, adanya kompetensi. Dimana dewasa ini yang tidak ada perubahan? Dimana dewasa ini yang tidak ada terkena dampak globalisasi? Dan dimana dewasa ini yang tidak terdapat kompetisi? Tidak ada, dimana pun ketiganya tengah terjadi. Ketiga hal itu, merupakan alas an kenapa kita harus memiliki kreativitas.

Sekarang, bayangkan lagi, bila kita atau anak kita atau mahasiswa kita misalnya, memiliki kreativitas, tentu akan jadi luar biasa. Kita atau anak kita akan menjadi orang yang mampu bertahan hidup di tengah persaingan kerja yang luar biasa dewasa ini. Ia tidak akan susah berfikir mencari kerja, tapi justru bahkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Bayangkan betapa bahagianya kita, jika kita atau anak keturunan kita mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Bahagia banget bukan?

Oleh karena itu, mari kita tingkatkan kreativitas kita, juga mari kita tingkatkan kreativitas anak kita. Bagiamana caranya? Latihlah kita, atau anak kita untuk diberikan kesempatan berfikir dan bertaya. Serta, ikutilah training yang secara khusus bertujuan untuk meningkatkan kreativitas. (0878-7966-3163).

 

*Penulis adalah : Wakil Ketua 1 STAI DR KHEZ. Muttaqien Purwakarta

Sekaligus Sebagai Direktur Personal Excellence Trainer

(Training Menjadi Pribadi Kreatif &Inovatif)

C.P : (0878-7966-3163)


Komentar

Blog Lainnya

  1. Kebijakan Otonomi Daerah Ditinjau dari Politik Hukum di Indonesia
  2. Dinamika Pemilu Raya Presiden Mahasiswa BEM STAINH Malingping
  3. Dosen Informatika Melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat di STAI Nurul Hidayah Malingping
  4. Gelar Wisuda Perdana, Kemenag Apresiasi Kiprah STAI Nurul Hidayah 20 January 2018 17:21 B
  5. SEBARAN MATA KULIAH MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
  6. PEMEBRITAHUAN PELAKSANAAN WORKSHOP KKNI
  7. METODE PEMBELAJARAN BACA TULIS AL QUR’AN DALAM PERSPEKTIF MULTIPLE INTELLIGENCES OLEH : Dadang Ah
  8. PENGUMUMAN : Daftar Peserta Seminar Judul Gelombang Ke 1, Prodi Manajemen Pendidikan Islam
  9. PENGUMUMAN : Daf
  10. PEDOMAN PENULISAN SKRIPSI STAI NURUL HIDAYAH ( OLEH : DADANG AHMAD SUJATNIKA )